Minggu, 20 November 2016
Nike HyperAdapt 1.0
Memiliki sepatu yang dapat mengencangkan talinya secara otomatis bukan menjadi mimpi lagi. Karena hari ini Nike memperkenalkan HyperAdapt 1.0, sepatu canggih yang dilengkapi kemampuan tersebut.
Sebelumnya Nike sudah sempat menampilkan teknologi ini pada sepatu Nike Mag, yang menjadi ikon film klasik Back to the Future. Sayangnya sepatu itu tidak dijual ke publik secara bebas.
Sehingga HyperAdapt 1.0 bisa dibilang merupakan sepatu produksi massal pertama yang memanfaatkan teknologi Nike Adaptive Lacing, yang digembor-gemborkan oleh perusahaan ini sebagai masa depan sepatu.
Jadi jangan heran apabila nantinya Nike juga akan menerapkan teknologi yang sama di tipe-tipe lain, seperti Nike AirMax, FlyKnit, Jordan, dan sebagainya.
Lalu bagaimana cara kerjanya?
“Saat melangkah, tumit kamu akan menyentuh sensor dan sebuah sistem akan secara otomatis mengencangkan tali sepatu,” jelas Tiffany Beers, Senior Innovator dari Nike di blog resminya.
“Terdapat dua tombol di bagian samping yang bisa digunakan untuk mengencangkan dan mengendurkan tali sepatu. Kamu bisa mengatur sampai memperoleh posisi yang tepat,” tambah Tiffany.
Dari video itu terlihat bila di bagian bawah sepatu terdapat sebuah mesin kecil berisi sensor dan sistem yang akan mengencangkan tali sepatu secara otomatis.
Belum ada informasi mengenai harga dari sepatu ini. Akan tetapi Nike mengungkapkan bahwa HyperAdapt 1.0 akan mulai dipasarkan pada musim liburan 2016 dalam tiga varian warna. Jadi kamu mempunyai cukup waktu untuk menabung terlebih dahulu.
Exo Sabet 5 Penghargaan MelOn Music Awards 2016
Bintang.com, Jakarta Ajang MelOn Music Awards kembali digelar dan memberikan penghargaan khusus untuk para bintang K-Pop yang berprestasi. Di antara musisi lainnya, sepertinya EXO yang paling patut diacungi jempol.
Bagaimana tidak, grup ini berhasil meraih kemenangan besar di ajang tahunan ini. Bahkan, di acara yang baru digelar pada sabtu (19/11/2016) ini, EXO berhasil membawa pulang empat penghargaan
Adapun beberapa penghargaan yang berhasil diraih oleh EXO antara lain adalah Top 10, Netizen Choice, Dance (Male), dan Kakao Hot Star Award. Selain itu, mereka juga berhasil membawa pulang penghargaan utama (Daesang), yaitu Best Artist of the Year award.
EXO sendiri sudah memenangkan Daesang selama empat tahun berturut-turut. Itu artinya, eksistensi mereka di dunia K-Pop memang telah diperhitungkan, bahkan sejak mereka baru lahir di dunia musik.
EXO di MelOn Music Awards 2016 (Soompi.com)
Atas kemenangan ini, EXO mengucapkan terima kasih pada fans yang selama ini mendukung karir mereka. EXO juga berjanji akan menjadi artis yang layak dibanggakan oleh fans.
Selain EXO, beberapa nama lain juga diumumkan sebagai pemenang di MelOn Music Awards 2016. Salah satunya adalah TWICE yang berhasil menyabet penghargaan Best Song of the Year
Riau Ega, Atlet Panahan Yang Mengejutkan Dunia
Selasa, 9 Agustus 2016, 10:39 WIB
VIVA.co.id - Kejutan terjadi di cabang olahraga panahan di Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil 2016. Atlet panahan Indonesia, Riau Ega Agatha, sukses menaklukkan juara dunia dan pemanah nomor satu dunia, Kim Woo-jin.
Berlaga di Sambodromo, Senin 8 Agustus 2016, Ega sukses mengalahkan wakil Korea Selatan tersebut, yang merupakan salah satu kandidat juara recurve individu putra di ajang ini. Bahkan, kemenangannya pun cukup meyakinkan, yakni dengan skor 6-2.
Siapakah Ega? Pria kelahiran Blitar, 25 November 1991 ini sebenarnya berstatus debutan di ajang Olimpiade. Namun, bila berbicara pengalaman, dia sudah tidak perlu ditanyakan lagi.
Rekornya di ajang panahan bisa dibilang sangat baik. Bagaimana tidak, dia sudah dua kali meraih medali emas pada saat berlaga di recurve beregu campuran SEA Games pada 2011 dan 2015.
Sebelumnya, Ega sempat ikut serta dalam Kejuaraan Panahan Dunia 2011. Atlet 24 tahun ini juga berkompetisi dalam pertandingan recurve tunggal putra dan recurve beregu pada Kejuaraan Panahan Dunia 2015 di Copenhagen, Denmark.
Keberhasilan Ega menaklukkan Kim membawanya lolos ke babak 16 besar. Dia akan menghadapi atlet panahan asal Italia, Mauro Nespoli, Jumat 12 Agustus 2016.
Tentunya, Ega diharapkan bisa membawa panahan kembali berjaya di Olimpiade. Satu-satunya medali cabang panahan diraih di Olimpiade Seoul 1988. Saat itu, tiga srikandi Indonesia: Lilies Handayani, Nurfitriyana Saiman, dan Kusuma Wardhani berhasil meraih medali perak di nomor beregu putri. (one)
Langganan:
Komentar (Atom)

